<body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener('load', function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <div id="navbar-iframe-container"></div> <script type="text/javascript" src="https://apis.google.com/js/plusone.js"></script> <script type="text/javascript"> gapi.load("gapi.iframes:gapi.iframes.style.bubble", function() { if (gapi.iframes && gapi.iframes.getContext) { gapi.iframes.getContext().openChild({ url: 'https://www.blogger.com/navbar.g?targetBlogID\x3d13691723\x26blogName\x3daryveron\x26publishMode\x3dPUBLISH_MODE_BLOGSPOT\x26navbarType\x3dBLUE\x26layoutType\x3dCLASSIC\x26searchRoot\x3dhttps://tyazmanians.blogspot.com/search\x26blogLocale\x3den_US\x26v\x3d2\x26homepageUrl\x3dhttp://tyazmanians.blogspot.com/\x26vt\x3d-7157851199588912654', where: document.getElementById("navbar-iframe-container"), id: "navbar-iframe" }); } }); </script>
      

Friday, August 05, 2005

Bulan Mengendung Elemen Udara Bumi

Tanah bulan tenyata mengandung banyak nitrogen yang berasal dari atmosfer Bumi purba, demikian kata ilmuwan Jepang yang hasil penelitiannya ditulis dalam jurnal Nature.
Para peneliti yang melakukan analisis terhadap tanah bulan yang dibawa oleh misi pesawat ulang alik Apollo, percaya bahwa atom-atom nitrogen meloncat keluar dari lapisan atmosfer Bumi paling atas.
Ion-ion ini kemudian memenuhi seluruh permukaan Bulan sesaat setelah Bumi dan bulan sebagai satelitnya terbentuk dan saling berdekatan.
Meskipun demikian, mereka berteori bahwa hal ini dapat terjadi sebelum Bumi memiliki medan magnet, suatu fenomena yang menyebabkan pusaran besi panas mulai mengelilingi inti Bumi. Hipotesis ini dapat menerangkan misteri tentang permukaan Bulan yang sudah terpendam cukup lama.
Bulan terbentuk pada temperatur yang tinggi dan seharusnya bebas dari elemen-elemen ringan yang mudah menguap seperti nitrogen, karbon, hidrogen, dan enam gas mulia, helium, neon, argon, kripton, radon, dan xenon. Tapi, seluruh elemen ini ditemukan pada tanah bulan.
Hal ini menunjukkan bahwa elemen-elemen tersebut berasal dari sumber di luar. Makalah penelitian ini ditulis oleh Minoru Ozima dari Sekolah Tinggi Bumi dan Ilmu Planet, Universitas Tokyo.
dikutip dari: kompas

0 Comments:

Post a Comment

<< Home