<body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener('load', function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <div id="navbar-iframe-container"></div> <script type="text/javascript" src="https://apis.google.com/js/plusone.js"></script> <script type="text/javascript"> gapi.load("gapi.iframes:gapi.iframes.style.bubble", function() { if (gapi.iframes && gapi.iframes.getContext) { gapi.iframes.getContext().openChild({ url: 'https://www.blogger.com/navbar.g?targetBlogID\x3d13691723\x26blogName\x3daryveron\x26publishMode\x3dPUBLISH_MODE_BLOGSPOT\x26navbarType\x3dBLUE\x26layoutType\x3dCLASSIC\x26searchRoot\x3dhttps://tyazmanians.blogspot.com/search\x26blogLocale\x3den_US\x26v\x3d2\x26homepageUrl\x3dhttp://tyazmanians.blogspot.com/\x26vt\x3d-7157851199588912654', where: document.getElementById("navbar-iframe-container"), id: "navbar-iframe" }); } }); </script>
      

Friday, August 05, 2005

Koordinator JIL Hormati Somasi FUI

Jakarta, CyberNews. Koordinator Jaringan Islam Liberal Ulil Abshar Abdala menyambut baik dan menyatakan hormat terhadap somasi yang dilayangkan Forum Umat Islam (FUI) terhadap dirinya dan sejumlah pihak yang menentang fatwa Majelis Ulama Indonesia.
"Saya hormati somasi itu. Bagi saya somasi itu bagus, yang jelek adalah tindak kekerasan," kata Ulil di sela peringatan ulang tahun ke-65 KH Abdurrahman Wahid di kediamannya Ciganjur Jakarta Selatan, Kamis (4/8) malam.
Ulil mengatakan, Indonesia adalah negara hukum karena itu jika ada persoalan sudah sewajarnya diselesaikan melalui jalur hukum, bukan sebaliknya mengambil tindakan sendiri. Semestinya, kata Ulil, pihak-pihak yang tidak setuju dengan pengikut Ahmadiyah menempuh jalur hukum seperti dengan menyampaikan somasi bukan melakukan penyerangan ataupun ancaman kepada Jemaah Ahmadiyah Indonesia.
Sebelumnya, dalam pernyataan FUI yang ditandatangani 31 organisasi Islam, menyebutkan akan melayangkan somasi kepada sejumlah pihak yang dinilai telah menodai agama. Untuk melakukan somasi tersebut, FUI menunjuk kuasa hukum yang terdiri dari Eggy Sudjana, Luthfi Hakim, dan Muhammad Asegaf.
Menurut Eggy Sudjana, pihaknya akan mengenakan pasal 156 A KUHP terhadap Ulil dan sejumlah pihak lain yang mereka anggap melakukan penodaan terhadap agama termasuk penistaan terhadap fatwa MUI.
dikutip dari: Suara merdeka

0 Comments:

Post a Comment

<< Home